Berdasarkan kronologi kejadian yang dihimpun, awalnya Benny Laos beserta rombongan berencana melaksanakan kampanye di Desa Kawalo, Taliabu Barat.
Benny pun beserta rombongan kampanyenya itu menumpang sebuah perahu cepat atau speedboat untuk menuju ke desa tersebut.
Namun nahas, speedboat itu tidak sempat berangkat lantaran meledak saat sedang mengisi bahan bakar.
Ketika speedboat tersebut meledak, semua penumpang termasuk Benny Laos tak sempat menyelamatkan diri.
Para korban pun sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bobong, Pulau Talibu. Akan tetapi, nyawa Benny tak lagi bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Selain Calon Gubernur Maluku Utara, korban tewas lainnya dalam insiden meledaknya perahu speedboot tersebut yakni Ketua PPP Maluku Utara Mubin Wahid, anggota DPRD Ester Tantri, anggota polisi Dani Buamonabot dan anak buah kapal (ABK) Mashudin Ode Muisi dan Nasrun.















