“Statemen-statemen, baik lisan maupun tertulis dari siapapun, semuanya harus diukur dengan aturan dan regulasi konstitusi organisasi,” tegasnya.
Pernyataan ini secara langsung menegaskan posisi Gus Yahya yang menolak keputusan atau desakan mundur yang muncul dalam risalah Syuriyah.
Pertemuan Besar di Lirboyo Segera Digelar
Sebagai tindak lanjut, para kiai sepakat menggelar pertemuan ulama yang lebih besar dalam waktu dekat. Lokasi telah ditetapkan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.
“Para kiai sepakat menggelar segera pertemuan yang menghadirkan para sesepuh ulama. Tempatnya sudah disepakati, yaitu di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri,” kata Gus Yahya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk meredakan ketegangan dan mengokohkan kembali soliditas di tubuh PBNU.















