Terkini.id - Di tengah kesohorannya sebagai Ustad yang selalu bercanda dan melucu saat berdakwah, Das'ad Latif juga seringkali menyelipkan pesan-pesan yang kritis dan peringatan ke orang-orang yang berada di lingkar kekuasaan. Salah satunya adalah kritik tentang MBG yang kerap kali dipandang sebagai "proyek" dan bagi-bagi uang oleh pihak yang mengerjakan program itu
Kritik ini bukan asal kritik. Ustad Das'ad punya alasan yang kuat, dan informasi dari pelaku proyek itu. Dalam salah satu pengajiannya, Dasad mengupas bagaimana praktik kongkalikong proyek MBG.
Dari anggaran resmi Rp10.000 per porsi, lalu sebelum nasi sampai ke piring anak sekolah, uang itu sudah “dipreteli” di jalan. Proyek itu, jika misalnya lewat anggota DPR atau pengurus partai, maka legislatr itu terlebih dahulu mengambil bagiannya Rp1.000 hingga Rp1.500 per porsi. Setelah itu, kontraktor penerima proyek kembali memangkas sekitar Rp2.000 jika membagi jatah tersebut ke pihak lain. Akhirnya, yang benar-benar dipakai untuk membeli bahan makanan, memasak, dan menyajikan MBG hanya sekitar Rp6.500 per porsi.
Potongan anggaran MBG yang sudah maklum disebut “uang lewat”
Praktik inilah yang membuat Ustaz Das’ad Latif angkat suara. Dalam sebuah pengajian, dai kondang asal Sulawesi Selatan itu melontarkan peringatan keras --bukan dengan bahasa birokrasi, tapi dengan nada ancaman moral yang menusuk langsung ke jantung para pengelola dan pengusaha MBG.
“Mudah-mudahan nanti didengar para koruptor, utamanya yang main di MBG,” kata Ustaz Das’ad.
Ia mempertanyakan logika bisnis program tersebut.
“Saya bilang MBG sudah Rp10 ribu (nilai anggaran per porsi), dari mana untungnya?”
Ustaz Das’ad bahkan mengaku kerap mendengar curhatan langsung dari para pelaku MBG ketika berada di Jakarta.
“Saya kalau di Jakarta selalu makan di RM Pelangi, Kebon Sirih. Di sampingnya RM Pelangi, di situlah kantor Badan Bergizi Gratis. Di situlah semua pengelola MBG dari Sabang sampai Merauke kumpul di situ.”
Dari percakapan-percakapan itulah, menurutnya, realitas pahit MBG terungkap.















