Didampingi para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) seperti Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, dan M. Badly Ayatullah, mereka mengunjungi Banjar Kaja Sesetan, salah satu tempat yang dikenal menghasilkan karya Ogoh-ogoh dengan detail artistik yang menakjubkan.
Di sana, kedua pebalap MotoGP itu tak hanya menyaksikan proses pembuatannya. Mereka juga ikut membantu para seniman menyempurnakan patung Ogoh-ogoh yang tengah dikerjakan.
Detail ukiran dan ukuran patung yang besar membuat Joan dan Luca tampak kagum sekaligus antusias.
Di sela kegiatan tersebut, para pebalap AHRT juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di wilayah Kampung Jawa yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Suasana keakraban semakin terasa saat Joan Mir dan Luca Marini bertemu langsung dengan sekitar 100 anggota komunitas sepeda motor Honda dari berbagai klub di Bali.
Mulai dari Honda Stylo Club Indonesia, Honda CBR Riders Club, CBR Club Indonesia, Honda ADV Indonesia, Honda PCX Club Indonesia, hingga Honda Big Bike Indonesia.
Pertemuan itu berubah menjadi ajang penuh keceriaan. Para pebalap dan bikers larut dalam berbagai permainan interaktif yang mempererat kebersamaan di antara mereka.
Luca Marini pun mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan masyarakat Bali dan komunitas Honda.
“Fantastis melihat tradisi yang mereka miliki di Bali. Mereka menjelaskan secara detail karya yang mereka buat, dan keseruannya bertambah ketika bisa bertemu langsung dengan para bikers. Terima kasih atas sambutan yang luar biasa,” ujarnya.
Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi, mengatakan kunjungan ini bukan sekadar agenda promosi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara pebalap dunia, komunitas motor, dan masyarakat.














