Pariwisata Indonesia Sumbang 4,67 Persen PDB, Pemerintah Targetkan Naik hingga 8 Persen pada 2045

Pariwisata Indonesia Sumbang 4,67 Persen PDB, Pemerintah Targetkan Naik hingga 8 Persen pada 2045

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta – Kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat mencapai 4,67 persen pada tahun 2023 berdasarkan data Tourism Satellite Account (TSA).

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat sinergi data guna memastikan penghitungan yang lebih akurat dan responsif terhadap kebutuhan kebijakan nasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa kontribusi PDB pariwisata merupakan salah satu indikator kinerja utama Kementerian Pariwisata. Oleh karena itu, ketersediaan data yang mutakhir menjadi sangat penting untuk mengukur capaian sektor pariwisata nasional.

“Kontribusi PDB pariwisata merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama Kementerian Pariwisata. Karena itu, ketersediaan data TSA sangat penting dalam mengukur capaian kinerja sektor pariwisata,” ujar Widiyanti.

Kepala BPS menjelaskan bahwa data resmi Tourism Satellite Account memiliki jeda waktu rilis sekitar dua tahun, sehingga angka kontribusi terbaru belum sepenuhnya mencerminkan kondisi terkini sektor pariwisata.

Estimasi Kontribusi PDB Pariwisata 2025

Sebagai langkah antisipasi terhadap keterlambatan data, Kementerian Pariwisata melakukan estimasi sementara kontribusi PDB pariwisata tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan aktivitas wisata.

Beberapa sektor yang menjadi acuan dalam estimasi tersebut antara lain akomodasi, penyediaan makan dan minum, serta angkutan udara.

Berdasarkan pendekatan tersebut, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai 3,97 persen.

Untuk menjawab tantangan keterlambatan data, Kemenpar terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) agar ketersediaan data sektor pariwisata dapat lebih cepat, akurat, dan relevan dengan kebutuhan kebijakan nasional.