Libur Lebaran 2026 Makin Seru, Kemenpar Siapkan Beragam Paket Wisata Domestik

Libur Lebaran 2026 Makin Seru, Kemenpar Siapkan Beragam Paket Wisata Domestik

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Upaya ini dinilai penting untuk memperluas pilihan destinasi sekaligus memperkuat daya tahan sektor pariwisata nasional melalui optimalisasi potensi domestik.

Made juga menekankan pentingnya peran online travel agent (OTA) dalam memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat, termasuk menyampaikan informasi yang akurat terkait harga tiket transportasi darat, laut, maupun udara selama periode libur Lebaran.

“Jika terdapat kondisi di lapangan, kami berharap hal tersebut dapat dikomunikasikan dengan baik sehingga dapat diklarifikasi sesuai dengan kebijakan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan dukungan media dalam menyampaikan informasi secara tepat dan berimbang, agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar terhadap berbagai kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan sektor transportasi dan pariwisata selama masa mudik dan libur Lebaran.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Odo Manuhutu, menyampaikan pemerintah sedang mengupayakan penurunan harga tiket pesawat melalui sejumlah kebijakan strategis.

Upaya tersebut meliputi perbaikan struktur biaya industri penerbangan, formulasi kebijakan tarif batas atas, penyederhanaan regulasi impor suku cadang pesawat, hingga penguatan dukungan terhadap rute perintis oleh pemerintah daerah.

Pemerintah juga memberikan berbagai insentif selama periode libur Idul Fitri, antara lain diskon Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJPU) sebesar 20 persen, diskon Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U) sebesar 40 hingga 50 persen, diskon avtur hingga 10 persen di 37 bandara, serta potongan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kebandarudaraan hingga 50 persen.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan adanya penurunan harga tiket pesawat hingga kisaran 17–18 persen, sehingga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan selama libur Lebaran 2026.

Konferensi pers itu juga dihadiri Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Erwita Dianti, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Agustinus Budi Hartono, serta perwakilan OTA dan asosiasi pelaku industri pariwisata.