Wisata Alam Favorit Saat Libur Lebaran
Berdasarkan hasil evaluasi periode libur Nyepi dan Lebaran tahun 2025, tercatat sebanyak 421.683 wisatawan mengunjungi Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, dengan puncak kunjungan terjadi pada H+3 Lebaran.
Tingginya jumlah wisatawan tersebut juga berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp15,8 miliar dari sektor wisata alam.
Aktivitas pendakian menjadi salah satu kegiatan favorit wisatawan, terutama di beberapa gunung seperti Leuser, Ciremai, Rinjani, hingga Bukit Kaba yang menjadi lokasi pendakian paling banyak dikunjungi.
Selain pendakian, kawasan konservasi kini juga menjadi lokasi favorit masyarakat untuk kegiatan halal bi halal keluarga, karena menawarkan suasana alam terbuka yang segar sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda.
Kebijakan Buka Tutup Wisata Alam
Untuk menjaga kenyamanan pengunjung serta mempertimbangkan daya dukung lingkungan, pemerintah memberlakukan kebijakan operasional khusus selama libur Lebaran 2026.
Sejumlah Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) tetap dibuka, sementara sebagian lainnya ditutup sementara demi menjaga keberlanjutan kawasan dan keselamatan pengunjung.
Pengelola kawasan juga akan mengintensifkan patroli sampah guna mendukung gerakan zero waste. Pengunjung diimbau untuk selalu membawa kembali sampahnya serta mengikuti panduan keselamatan dari petugas di lapangan.
“Pengunjung diimbau disiplin membawa kembali sampahnya serta mengikuti panduan keselamatan dari petugas di lapangan guna mewujudkan zero accident serta wisata alam yang berkualitas dan berkelanjutan,” demikian imbauan Kementerian Kehutanan.














