Terkini, Makassar — Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Universitas Terbuka (UT) Pusat resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan kerja sama ini melibatkan tiga fakultas di lingkungan UNM, yakni Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), serta Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
Kegiatan berlangsung di Ruang Senat Lantai 3 Kampus Tidung FIP UNM, Makassar, Selasa (7/4/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi.
Direktur Sekolah Pascasarjana UT Pusat, Maman Rumanta, menegaskan bahwa kemitraan menjadi elemen fundamental dalam pengembangan sistem pendidikan berbasis Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diusung UT.
“Karakter utama UT adalah kolaborasi. Tanpa dukungan perguruan tinggi di daerah, UT tidak akan berkembang seperti saat ini. Kami membutuhkan mitra strategis di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, UT saat ini melayani sekitar 800.000 mahasiswa dengan dukungan sekitar 700 dosen.
Kondisi tersebut menjadikan kolaborasi dengan perguruan tinggi lain sebagai kebutuhan strategis untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Lebih lanjut, Maman menyebutkan bahwa UT sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menargetkan capaian sebagai World Class University (WCU).
Saat ini, UT memiliki sekitar 8.000 mahasiswa yang tersebar di 56 negara, termasuk mahasiswa internasional dari Malaysia dan Timor Leste.
“UT hadir tanpa batas ruang dan waktu. Sistem PJJ memungkinkan akses pendidikan yang lebih luas, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat global,” tambahnya.















