Menurutnya, dinamika geopolitik global semakin menegaskan pentingnya setiap negara memiliki cadangan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Ketergantungan pada rantai pasok global dinilai sebagai kelemahan struktural yang harus diatasi.
Kementerian Pertanian juga memandang inisiatif kerja sama cadangan pangan antarnegara, seperti yang diusulkan Rusia dalam forum BRICS, sebagai langkah strategis untuk memperkuat stabilitas pangan global.
Indonesia dinilai memiliki posisi penting untuk tidak hanya menjaga ketahanan domestik, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan kawasan.
Komitmen tersebut sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo saat Panen Raya di Karawang, 7 Januari 2026:
“Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat.”
Dengan tiga lapisan utama cadangan pemerintah, ketersediaan pasar, dan proyeksi produksi Indonesia dinilai berada pada posisi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian global di sektor pangan.















