Kemdiktisaintek: Prodi Tak Relevan Akan Ditutup!

Kemdiktisaintek: Prodi Tak Relevan Akan Ditutup!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Kalau menggunakan standar World Bank, potensi oversupply dokter bisa terjadi, apalagi dengan kondisi distribusi yang belum merata di berbagai daerah,” ujarnya.

Badri turut menyoroti kecenderungan perguruan tinggi yang membuka prodi berdasarkan minat pasar (market driven), tanpa mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang pembangunan nasional.

Penyesuaian dengan Bonus Demografi

Menurutnya, momentum bonus demografi harus diiringi kebijakan pendidikan tinggi yang adaptif dan berbasis kebutuhan.

“Kalau pendidikan tinggi tidak disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi ke depan, maka akan terjadi mismatch antara lulusan dan kebutuhan industri,” tegasnya.

Penataan prodi dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang relevan serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional.