BNI Hadirkan Pembiayaan Terintegrasi untuk Dorong UKM Go Global

BNI Hadirkan Pembiayaan Terintegrasi untuk Dorong UKM Go Global

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar mampu menembus pasar internasional melalui inovasi layanan Fast Trex Xpora.

Program ini menghadirkan solusi pembiayaan dan layanan terintegrasi untuk mendorong UKM naik kelas menjadi eksportir.

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas basis eksportir nasional.

“Melalui Fast Trex Xpora, BNI memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terintegrasi bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar hingga ke luar negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Layanan Fast Trex Xpora dapat diakses melalui kantor cabang BNI terdekat. Melalui fasilitas ini, pelaku usaha dapat memperoleh pembiayaan berupa kredit modal kerja (KMK) dengan skema plafond transaksional, pre financing, hingga post financing.

BNI juga menawarkan suku bunga kompetitif serta fleksibilitas agunan, baik berupa aset tetap (fixed asset) maupun cash collateral yang dilengkapi perlindungan asuransi.

Salah satu keunggulan utama layanan ini adalah keringanan kolateral hingga 50 persen dari nilai pengajuan pinjaman.

Tidak hanya dari sisi pembiayaan, layanan ini turut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dalam satu ekosistem, seperti diskon tarif transaksi luar negeri, fasilitas forex line, layanan cash management melalui BNIdirect, serta pembukaan rekening giro dan Taplus Bisnis.

Selain itu, BNI juga memfasilitasi pelaku usaha melalui kegiatan business matching dan business pitching guna memperluas akses pasar global.

Iqbal menambahkan, layanan ini terbuka bagi pelaku usaha yang telah beroperasi minimal dua tahun, baik eksportir langsung maupun tidak langsung, dengan potensi meningkatkan skala bisnis melalui penetrasi pasar internasional.