Gelar Rakornas 2026, Kemenpar Bahas Strategi Hadapi Tantangan Global Pariwisata

Gelar Rakornas 2026, Kemenpar Bahas Strategi Hadapi Tantangan Global Pariwisata

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Selain itu, Rakornas juga menyoroti regulasi pengelolaan akomodasi dan Online Travel Agent (OTA), tindak lanjut Undang-Undang Kepariwisataan, serta penyusunan regulasi turunan RIPPARNAS.

Widiyanti menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan transformasi pariwisata berjalan secara konkret, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Rakornas Pariwisata ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama. Kita harus mewujudkan transformasi ekosistem pariwisata yang resilien dan tumbuh secara berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi motor pertumbuhan ekonomi domestik yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Airlangga, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam meningkatkan devisa negara sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Ia menyebut pemerintah menargetkan kontribusi sektor pariwisata mencapai 5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan devisa sebesar 39,4 miliar dolar Amerika Serikat.

“Angka 39 miliar dolar ini setara dengan nilai ekspor komoditas utama kita seperti batubara dan sawit. Ini membuktikan bahwa kita tidak boleh hanya mengandalkan industri ekstraktif. Kita harus menggenjot pariwisata sebagai sektor yang sustainable,” ujar Airlangga.

Pemerintah juga telah menyiapkan lima strategi kolaboratif untuk memperkuat sektor pariwisata nasional, yakni penguatan SDM vokasi dan sertifikasi, peningkatan standar keselamatan, perluasan bebas visa kunjungan (BVK), penguatan otoritas kawasan dan pendanaan, serta optimalisasi konektivitas transportasi.

Di akhir sambutannya, Airlangga mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi guna menciptakan destinasi wisata yang aman, nyaman, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Selamat melaksanakan Rakornas. Mari kita bersama-sama menggenjot devisa dari dalam negeri melalui sektor pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan,” tutupnya.