Iman Shamsi Ali Sebut Islam Berkembang Pesat di AS Meski Dihantam Islamofobia

Iman Shamsi Ali Sebut Islam Berkembang Pesat di AS Meski Dihantam Islamofobia

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Ia mengungkapkan bahwa angka mualaf di Amerika Serikat meningkat lebih dari 400 persen pasca tragedi 9/11.

Banyak warga Amerika yang awalnya ingin mengetahui Islam lebih jauh, kemudian memutuskan untuk memeluk agama tersebut setelah mempelajari ajarannya.

Dalam pemaparannya, Shamsi Ali juga menyoroti bahwa Islamofobia di Barat bukanlah fenomena baru.

Menurutnya, ketakutan terhadap Islam telah berlangsung sejak era Perang Salib, kolonialisme, hingga konflik geopolitik modern.

“Yang berubah hanyalah momentum dan konteksnya, bukan akar persoalannya,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, ia menyoroti posisi sulit yang kerap dihadapi Muslim di Amerika ketika terjadi konflik global yang melibatkan negara-negara Islam.

“Setiap kali ada konflik yang melibatkan dunia Islam, Muslim di Amerika selalu dipojokkan untuk memilih antara iman, kemanusiaan, dan loyalitas kepada negara. Ini tidak adil dan perlu diatasi dengan cara yang cerdas,”tandasnya.