Kompolnas Yakin Kombes Surawan Tuntaskan Kasus Vina Cirebon, Bercermin Kasus Pembunuhan Subang

Kompolnas Yakin Kombes Surawan Tuntaskan Kasus Vina Cirebon, Bercermin Kasus Pembunuhan Subang

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyakini bahwa kasus Vina Cirebon akan diungkap tuntas oleh Dirkrimum Polda Jawa Barat, Kombes Surawan.

Keyakinan itu disampaikan Kompolnas lantaran Kombes Surawan yang saat ini menangani kasus Vina Cirebon, sebelumnya juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang yang juga menghebohkan publik beberapa tahun lalu.

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto menyebut dari hasil klarifikasi kepada Polda Jawa Barat, penyidik masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku yang masih buron.

Oleh karenanya, ia meyakini Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan bakal mampu menuntaskan kasus tersebut.

Terlebih, kata Benny, Polda Jabar sebelumnya juga telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang yang tidak kalah sulit.

"Saya optimis terungkap, karena Kombes Surawan Dirkrimum Polda Jabar, berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang dan akhirnya maju ke pengadilan. Ini sebuah prestasi dan saya harap di kasus ini juga sama," kata Benny Mamoto kepada wartawan, Selasa, 21 Mei 2024.

Di sisi lain, Benny mengaku semakin yakin kasus tersebut bakal terungkap lantaran juga telah mendapatkan atensi dari Bareskrim Polri.

Ia meyakini penyidik akan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mengusut keberadaan ketiga pelaku yang masih buron (DPO) dalam kasus itu.

Termasuk, lanjut Benny, dengan membuka kembali barang bukti dan pemeriksaan terhadap para narapidana.

"Tentunya Polri akan memfokuskan kekuatannya untuk segera mengungkapkan dan menuntaskan kasus pembunuhan ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Benny Mamoto juga membantah perihal kabar keterlibatan anggota Polri yang dengan sengaja menutupi kasus tersebut.

Benny justru mengatakan salah satu korban pembunuhan dalam kasus Vina Cirebon itu, yakni Eky merupakan anak dari Perwira Pertama Polri.

"Apa yang beredar di media sosial (keterlibatan angggota) sudah disampaikan Kombes Surawan bahwa itu tidak benar. Justru salah satu korban merupakan anak perwira polisi, bukan dari ketiga pelaku," ujarnya.