56 Tahun PT Vale Indonesia, Sinergi Merawat Lingkungan yang Terus Berlanjut

56 Tahun PT Vale Indonesia, Sinergi Merawat Lingkungan yang Terus Berlanjut

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

"Jangan cuma ngomong kalau hasilnya nggak ada. Intinya, semua yang bagus dibungkus dengan integritas, dan harus terealisasi," ucap Febriany.

Sinergi dengan Pemerintah untuk Berbagai Aksi Penghijauan

56 Tahun PT Vale Indonesia, Sinergi Merawat Lingkungan yang Terus Berlanjut
Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh saat berkunjung ke Sorowako. (Dok PT Vale)

Pada momen HUT PT Vale Indonesia, Sabtu 3 Agustus 2024 lalu, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, menyempatkan diri untuk hadir pada puncak perayaan di Lapangan Persesos Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, setelah sebelumnya melakukan penanaman pohon di lokasi nursery, dan mengunjungi area pertambangan.

Bukan hanya itu, Pj Gubernur Sulsel juga pada keesokan harinya mengunjungi Danau Matano yang dikenal terdalam di Asia Pasifik. Menggunakan raft, Zudan Arif didampingi Bupati Luwu Timur dan CEO PT Vale Indonesia, Febriany Eddy, melihat suasana danau yang airnya jernih, meski danau itu menerima limpasan air pertambangan PT Vale di dekatnya.

Selain mengungkapkan pertambangan PT Vale patut jadi best practice pertambangan berkelanjutan di dunia, dia juga mengungkapkan sinergi perusahaan denga pemerintah daerah khususnya dalam melakukan berbagai aksi penghijauan.

56 Tahun PT Vale Indonesia, Sinergi Merawat Lingkungan yang Terus Berlanjut
Warga memilih bibit-bibit pohon dari PT Vale untuk ditanam dalam rangka aksi penghijauan di Kawasan Rammang-rammang, Maros.(Dok PT Vale)

"Salah satu aksi yang digencarkan PT Vale, yakni menanam pohon, sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Susel," ungkap dia.

Sejauh ini, cukup banyak program aksi penghijauan yang dilakukan atas sinergi Pemprov Sulsel dengan PT Vale Indonesia. Pada Maret 2024, misalnya, PT Vale mendonasikan sekitar 5.000 bibit pohon ke Kawasan Wisata Rammang-rammang.

Pj Gubernur Sulsel yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel, Andi Hasbi pada saat penyerahan, menyampaikan banyak terima kasih.

Aksi donasi ribuan pohon di kawasan Pegunungan Karst Maros-Pangkep tersebut juga turut membantu menghidupkan ekonomi sirkular, karena di kampung peraih anugerah Desa Wisata Kemenparekraf 2023 itu, terdapat kelompok-kelompok masyarat yang mengelola pariwisata. Apalagi, tanaman yang dibagikan Vale adalah tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk ekonomi, seperti sukun, eukaliptus, nangka, hingga jeruk.

Lalu, pada bulan Ramadan, PT Vale mendukung aksi sedekah bibit pohon saat buka puasa Akbar Pemprov Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone, pada 27 Maret 2024. Vale mendonasikan sekitar 4.000 bibit pohon yang terdiri dari sukun 200 bibit, durian 575 bibit, rambutan 1.175 bibit dan mangga 50 bibit.

Febriany Eddy menjelaskan, upaya penghijauan akan terus dilakukan perseroan, baik itu di area konsesi maupun di luar konsesi. Konsistensi dan pengalaman 56 tahun menambang sekaligus melestarikan lingkungan, adalah modal besar, untuk terus bersinergi dan terus melestarikan.