Baginya, kesetaraan kesempatan merupakan hal yang sangat penting dalam industri ini.
Ketika perempuan memiliki akses yang sama terhadap pendidikan teknis, promosi jabatan, dan pengembangan kepemimpinan, perusahaan akan memperoleh perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan.
“Perusahaan dengan keberagaman gender yang baik biasanya memiliki kinerja organisasi yang lebih kuat dan inovatif,” jelas alumni SMPN 6 Makassar tersebut.
Pesan untuk Generasi Perempuan
Di momen Hari Perempuan Sedunia, Asriani juga menyampaikan pesan bagi perempuan yang ingin meniti karier di sektor pertambangan.
Menurutnya, perempuan tidak perlu ragu untuk masuk ke industri ini. Banyak bidang yang bisa digeluti, mulai dari teknik, geologi, lingkungan, keselamatan kerja, legal, corporate affairs, hingga sustainability.
“Tambang adalah sektor yang sangat menjanjikan bagi perempuan yang ingin berkembang,” katanya.
Ia menekankan bahwa kunci utama adalah membangun kompetensi, percaya pada kemampuan diri, dan berani menghadapi tantangan.
Bagi Asriani, masa depan industri pertambangan akan semakin kuat jika lebih banyak perempuan ikut terlibat dan membawa perspektif baru.
“Industri ini membutuhkan lebih banyak perempuan yang berani, telaten, profesional, dan membawa perspektif baru untuk masa depan pertambangan yang lebih berkelanjutan,” tutup pemegang sertifikat Pengawas Operasional Pertama (POP) Kementerian ESDM RI tersebut.














