Pemerintah Godok Skema Kerja Fleksibel, ASN dan Swasta Bisa WFH Sehari per Pekan

Pemerintah Godok Skema Kerja Fleksibel, ASN dan Swasta Bisa WFH Sehari per Pekan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Nah itu teknisnya sedang akan disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN tetapi juga swasta dan juga pemda-pemda. Nah ini semuanya kita sedang siapkan lagi,” ungkapnya.

Airlangga menyebut, kebijakan tersebut berpeluang mulai dijalankan setelah Lebaran 2026. Namun, pemerintah belum menetapkan tanggal pasti lantaran seluruh konsep masih dalam tahap pematangan.

“Pasca lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya,” tuturnya.

Tak hanya soal waktu mulai, durasi penerapan kebijakan ini pun masih bersifat dinamis. Pemerintah akan menyesuaikan keputusan dengan perkembangan harga minyak global dan situasi geopolitik yang terus berubah.

“Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang,” kata Airlangga.

Wacana ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tengah membuka ruang kebijakan yang lebih fleksibel di tengah ancaman gejolak ekonomi global.

Selain menekan penggunaan bahan bakar, pola kerja jarak jauh juga dinilai bisa membantu mengurangi mobilitas harian dan kepadatan lalu lintas di sejumlah kota besar.

Jika benar diterapkan, kebijakan ini berpotensi menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga efisiensi nasional tanpa mengganggu produktivitas kerja, baik di sektor pemerintahan maupun dunia usaha.