Ekonom senior Indonesia, Faisal Basri, mengaku tidak habis pikir dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang terlalu mempermudah investasi hilirisasi tambang nikel di dalam negeri untuk perusahaan asing..
Ekonom senior Indonesia, Faisal Basri kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap kebijakan hilirisasi nikel yang justru banyak menguntungkan investor asing dan bukannya mensejahterakan rakyat Indonesia..
Investasi untuk proyek Ibukota Negara atau IKN terus digenjot pemerintah, hingga kini ada 10 perusahaan besar Indonesia yang mengumumkan rencana investasi di depan Presiden Jokowi..
Ekonom Senior Faisal Basri melontarkan kritiknya terhadap pernyataan Presiden Jokowi yang mengklaim data keuntungan hilirisasi nikel di Indonesia mencapai angka Rp510 triliun..
Ekonom Senior Faisal Basri membandingkan kisaran gaji tenaga kerja asing atau TKA China di perusahaan Smelter di Indonesia dengan gaji pekerja lokal Indonesia..
Ekonom senior Faisal Basri turut mengomentari polemik kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Dia mengatakan bahwa pembiaran