Momentum Hari Kartini, Perempuan ATR/BPN Didorong Ambil Peran Kepemimpinan

Momentum Hari Kartini, Perempuan ATR/BPN Didorong Ambil Peran Kepemimpinan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam mendorong peran perempuan untuk mengambil posisi kepemimpinan di sektor pertanahan dan tata ruang.

Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Kartini yang digelar di Aula Prona, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa perempuan di lingkungan ATR/BPN memiliki peran strategis sebagai penggerak utama layanan pertanahan dan tata ruang.

“Perempuan di Kementerian ATR/BPN bukan sekadar partisipan atau pegawai biasa, melainkan memiliki peran strategis sebagai penggerak pertanahan dan tata ruang,” ujarnya.

Menurutnya, kontribusi perempuan tidak hanya memperkuat kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi elemen pemersatu dalam keberagaman, sehingga mendukung terwujudnya tata kelola pertanahan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Data internal ATR/BPN menunjukkan bahwa jumlah pegawai perempuan mencapai 45 persen atau sebanyak 15.084 dari total 33.751 pegawai.

Dari angka tersebut, sekitar 28 persen perempuan telah menduduki jabatan struktural, sementara 47 persen lainnya berada pada jabatan pelaksana.

“Fondasi perempuan kita sangat kuat, yakni 47 persen. Namun, ruang untuk bertumbuh ke posisi kepemimpinan yang saat ini berada di angka 28 persen menjadi tantangan sekaligus peluang dalam perjuangan emansipasi ke depan,” jelas Dalu Agung Darmawan.

Peringatan Hari Kartini 2026 ini diinisiasi oleh Korps Pegawai Republik Indonesia Kementerian ATR/BPN dengan mengusung tema “Perempuan sebagai Entitas Penjaga Peradaban dan Pemersatu Bangsa”.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 107 pegawai perempuan dari berbagai unit kerja, termasuk Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta.

Sekretaris Dewan KORPRI ATR/BPN, Hari Susiyanto, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan juga mencakup sosialisasi penyakit menular, kesehatan reproduksi, serta keluarga berencana. Selain itu, peserta mendapatkan layanan cek kesehatan gratis dan vaksinasi.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Hariyadi Wibowo, menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental bagi perempuan sebagai pilar keberlanjutan generasi.

“Perempuan tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental agar dapat dikatakan sehat secara utuh,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Jenderal ATR/BPN Pudji Prasetijanto Hadi, Staf Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi Deni Santo, serta Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja Ana Anida.