Pemerintah juga terus mendorong integrasi ekosistem pariwisata agar sektor event, perjalanan wisata, hingga perhotelan dapat saling terhubung dan tumbuh bersama.
Selain itu, pengembangan wisata berbasis gastronomi, wellness tourism, marine tourism, wastra, serta art and design juga menjadi fokus utama pemerintah untuk menciptakan produk wisata yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Niluh mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 6.200 desa wisata dan lima di antaranya telah diakui sebagai desa wisata terbaik dunia.
“Ini menunjukkan bahwa potensi pariwisata Indonesia sangat besar dan mendapat pengakuan internasional,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wamen Pariwisata mengajak seluruh pelaku industri pariwisata untuk terus memberikan kritik dan masukan konstruktif kepada pemerintah demi memperkuat pembangunan sektor pariwisata nasional.
“Kritik dan masukan yang baik merupakan bagian penting dalam membantu pemerintah memperbaiki kebijakan dan memperkuat pembangunan sektor pariwisata Indonesia,” katanya.
"Dengan mengusung semangat kolaborasi untuk mendorong pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing," tandasnya.














