Isu Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni untuk Kendaraan Tertentu Dipastikan Hoaks

Isu Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni untuk Kendaraan Tertentu Dipastikan Hoaks

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait pembatasan pembelian Pertalite untuk kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 dipastikan hoaks alias tidak benar.

Hingga kini, penyaluran dan pembelian BBM subsidi tersebut masih berlangsung normal tanpa adanya kebijakan baru dari pemerintah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan belum ada rencana maupun arahan resmi dari pemerintah atau regulator terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan maupun kapasitas mesin.

“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai serta menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang ramai beredar di media sosial dan platform digital lainnya.

Menurut Roberth, Pertamina Patra Niaga akan selalu menjalankan distribusi energi sesuai kebijakan resmi pemerintah.

Apabila terdapat perubahan aturan terkait penyaluran BBM subsidi, maka informasi tersebut akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat.

“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” tegasnya.

Pertamina juga memastikan distribusi dan penyaluran Pertalite di seluruh wilayah Indonesia tetap berjalan normal.

Adapun Program Subsidi Tepat yang diterapkan saat ini bertujuan meningkatkan tata kelola distribusi energi agar lebih tepat sasaran dan tidak berkaitan dengan isu larangan pembelian BBM bagi kendaraan tertentu.

Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah, regulator, maupun Pertamina sebelum membagikannya kembali di ruang digital.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan kabar mengenai pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan dan kapasitas mesin yang disebut mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Namun, informasi tersebut dipastikan tidak memiliki dasar resmi dari pemerintah maupun Pertamina.