Pemerintah berharap percepatan hilirisasi dapat meningkatkan pendapatan petani, mendorong pertumbuhan industri baru, serta membuka lebih banyak lapangan kerja di daerah.
Pemerintah Kawal Pemulihan Harga TBS Sawit
Dalam laporannya kepada Presiden, Amran juga menyampaikan perkembangan harga tandan buah segar atau TBS sawit yang sempat mengalami penurunan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena penurunan harga TBS terjadi ketika harga minyak sawit mentah atau CPO dunia dan nilai tukar dolar justru mengalami kenaikan. Situasi itu dinilai merugikan petani plasma sawit.
Atas arahan Presiden Prabowo, Kementerian Pertanian telah mengumpulkan perusahaan sawit dari berbagai daerah untuk mempercepat pemulihan harga TBS.
Pemerintah juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan petani.
“Kami minta, jangan bermain-main, jangan korbankan rakyat. Ada petani plasma itu 15 juta, dengan seluruh keluarganya diperkirakan mencapai 30 juta jiwa. Bapak Presiden mengarahkan agar pemerintah berpihak kepada petani plasma sawit,” tegas Amran.
Menurut dia, sebagian besar perusahaan telah melakukan penyesuaian sehingga harga TBS di tingkat petani mulai membaik.
“Sekarang harga TBS sudah hampir normal, tinggal sedikit lagi mungkin 5 persen, tapi kami yakin satu minggu ke depan itu sudah pulih kembali,” ujarnya.
Harga Ayam dan Telur Ikut Distabilkan














