Ia menyebut Indonesia memiliki sekitar 155 juta angkatan kerja, dengan sekitar 60 persen di antaranya bekerja di sektor informal.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam memperluas kepesertaan program perlindungan sosial kepada seluruh kelompok pekerja.
Persiapan Pensiun Dimulai Saat Masih Bekerja
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini menekankan pentingnya mempersiapkan masa purnabakti sejak seseorang masih aktif bekerja.
“Masa persiapan yang baik tidak dipersiapkan ketika kita itu akan berhenti bekerja, tapi sejak mulai bekerja,” ujar Rini.
Ia berharap semangat “Muda Berkarya” yang menjadi tema Bulan Dana Pensiun 2026 tidak hanya menjadi slogan kegiatan, tetapi menjadi pengingat agar masyarakat tetap produktif sekaligus menyiapkan masa depan.
104 Kegiatan Literasi dan Inklusi
Dalam rangka Bulan Dana Pensiun 2026, para penyelenggara program pensiun akan menggelar lebih dari 104 kegiatan literasi dan inklusi di berbagai daerah selama satu bulan.
Kegiatan tersebut mencakup edukasi, seminar, webinar, konsultasi perencanaan pensiun, kampanye digital, serta program perluasan kepesertaan yang menyasar pekerja formal dan informal, ASN, anggota TNI dan Polri, pelaku UMKM, perempuan, generasi muda, serta kelompok masyarakat lainnya.
OJK mencatat tingkat literasi keuangan nasional telah mencapai sekitar 69 persen dan inklusi keuangan sekitar 93 persen. Namun, khusus dana pensiun, tingkat literasinya masih berada di kisaran 22 persen.















