Terkini.id, Jakarta - Ada 10 blok tambang yang sedang dibuka Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk dilelang. Tiga di antaranya adalah tambang nikel.
Wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) tersebut bukan cuma nikel. Jenis lainnya adalah mineral logam dan batu bara yang tersebar di delapan provinsi. Sepuluh blok tambang tersebut terdiri atas komoditas emas, nikel, tembaga, dan batu bara.
Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM, dikutip Selasa 3 Oktober 2023. Lelang tersebut dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta melalui internet secara tertutup (close bidding) pada aplikasi lelang WIUP.
Adapun, pendaftaran peserta lelang dan penyampaian dokumen persyaratan dibuka pada Senin-Rabu, 16 - 18 Oktober 2023 dan Rabu - Jumat, 18 - 20 Oktober 2023.
Lelang blok dengan luas wilayah ≤ 500 hektare dapat diikuti oleh badan usaha milik daerah (BUMD) setempat; badan usaha swasta nasional dengan kriteria usaha mikro dan usaha kecil; koperasi; atau perusahaan perseorangan.
Sementara itu, lelang blok dengan luas wilayah > 500 hektare dapat diikuti oleh badan usaha milik negara (BUMN); badan usaha milik daerah (BUMD); badan usaha swasta nasional dengan kriteria usaha menengah dan usaha besar; badan usaha swasta dalam rangka penanaman modal asing; atau koperasi.
Berikut 10 WIUP mineral logam dan batu bara yang dilelang Kementerian ESDM:
1. WIUP Blok Waringin Agung
Lokasi: Kec. Bukit Santuai, Kec. Telaga Antang, Kec. Antang Kalang, dan Kec. Tualan Hulu, Kab. Kotawaringin Timur, Prov. Kalimantan Tengah
Luas: 98.820 hektare
Komoditas: Emas














