Berkat Hilirisasi, Omzet Penjualan Nikel Harita Nickel Naik Berkali Lipat

Berkat Hilirisasi, Omzet Penjualan Nikel Harita Nickel Naik Berkali Lipat

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“(Serta export 2040 mencapai sebesarUS$ 81,0 Miliar,” jelasnya.

Untuk total Penerimaan hasil penjualan FeNi/NPI, Iron and Steel, Nickel Matte, MSP/MHP dalam Miliar US$, Roy memaparkan, pada tahun 2010 total pendapatan mencapai 3,08 miliar US$.

Tahun 2011 mencapai 3,26 miliar US$
Tahun 2012 mencapai 2,59 miliar US$
Tahun 2013 mencapai 2,33 miliar US$
Tahun 2014 mencapai 2,94 miliar US$
Tahun 2015 mencapai 3,04 miliar US$
Tahun 2016 mencapai 2,65 miliar US$
Tahun 2017 mencapai 4,31 miliar US$
Tahun 2018 mencapai 7,01 miliar US$
Tahun 2019 mencapai 8,53 miliar US$
Tahun 2020 mencapai 11,89 miliar US$
Tahun 2021 mencapai 22,53 miliar US$
Tahun 2022 mencapai 34,28 miliar US$
Tahun 2023 mencapai 16,54 miliar US$

Dia membeberkan, dibawah Grup Harita yang didirikan lebih dari 100 tahun yang lalu dan kini masih tetap dimiliki dan dikendalikan oleh keluarga lim.

“Gup ini mempekerjakan lebih dari 40.000 orang di berbagai bisnis yang berbeda,” bebernya.

Ia menjelaskan, Harita Nikel merupakan pertambangan nikel dan salah satu produsen bijih nikel terbesar di Indonesia dengan tambang berlokasi di Pulau Obi.

Harita Nickel mulai beroperasi pada tahun 2007 di pulau Obi dan mendapat mandat dari pemerintah Indonesia untuk melaksanakan proyek strategis nasional kawasan industri Obi pada tahun 2020.

“Dan memiliki pengolahan, dua smelter feronikel, satu kilang HPAL yang memiliki rencana perluasan HPAL dan RKEF yang sedang berjalan. Total kapasitas 240 ribu ton nikel per tahun pada tahun 2024,” jelasnya.