Ramadan di ATR/BPN: Saat UMKM Berbagi Rezeki dan Memperkenalkan Produk Lokal

Ramadan di ATR/BPN: Saat UMKM Berbagi Rezeki dan Memperkenalkan Produk Lokal

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Produk yang kami bawa ini hasil kolaborasi dengan teman-teman UMKM. Kami ingin memperkenalkan cita rasa khas daerah ke pengunjung di ATR/BPN,” jelasnya.

Di sisi lain area bazar, Dian Prabudi juga tampak sibuk melayani pembeli di stan miliknya, Dianeka Kebuli & Mie Aceh. Ia mengaku sangat antusias ketika mendapatkan kesempatan berpartisipasi dalam bazar Ramadan ini.

Dengan dukungan sang istri, Dian memutuskan untuk tetap berjualan meski tengah menjalani ibadah puasa. Semua menu yang dijual, kata dia, merupakan hasil produksi sendiri.

“Harapannya bazar seperti ini bisa rutin diadakan, mungkin setiap dua bulan sekali. Apalagi di bulan Ramadan, rasanya lebih berkah. Pendapatan juga jadi meningkat. Semua yang kami jual ini produksi sendiri, mulai dari nasi kebuli sampai mie Aceh,” tuturnya.

Tak hanya menawarkan kuliner, Bazar Ramadan ATR/BPN juga menyediakan paket sembako murah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Banyak pegawai dan pengunjung yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

Fisudari Asnaedi, perwakilan Ikawati ATR/BPN yang turut berbelanja, mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menghadirkan berbagai produk UMKM sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih murah.

“Alhamdulillah bazar hari ini sangat ramai dan sukses menghadirkan berbagai UMKM. Di bulan Ramadan seperti ini, semangat untuk menjalankan usaha harus semakin kuat,” ujarnya.

Bazar Ramadan ini dipadati oleh pegawai Kementerian ATR/BPN serta pengunjung yang datang untuk berbelanja. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ATR/BPN, serta sejumlah pimpinan dan anggota Ikawati ATR/BPN dari pusat, Banten, dan DKI Jakarta.

Melalui kegiatan ini, Kementerian ATR/BPN tidak hanya menghadirkan semarak Ramadan di lingkungan kerja, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata terhadap pertumbuhan UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.