“Indonesia perlu segera melakukan reformasi untuk mitigasi kerugian akibat krisis global dan membangun fondasi pariwisata dengan destinasi yang kompetitif, tangguh, dan berdaya saing di kancah internasional,” ujar Airlangga.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan pasar domestik melalui konsep micro tourism, pengembangan destinasi bagi digital nomad, serta strategi pemasaran yang menonjolkan Indonesia sebagai destinasi high-end dengan harga terjangkau.
“Dan tentunya kolaborasi dan sinergi diperlukan untuk menentukan ketahanan ekosistem pariwisata,”tandas Airlangga.















