Menurutnya, kunci rezeki bukan hanya kerja keras, tetapi seberapa banyak kita bisa bermanfaat bagi orang lain.
“Kalau kita berguna untuk satu orang, rezeki kita hanya untuk satu orang. Tapi kalau kita berguna untuk seribu orang, rezeki kita juga sebesar seribu orang,” ujarnya.
Kisah Budi Harta Winata menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh pendidikan tinggi atau modal besar, tetapi oleh kerja keras, keberanian mengambil keputusan, dan doa yang tidak pernah putus.
Dari tukang las keliling, kini ia menjadi bos konstruksi baja. Sebuah perjalanan hidup yang membuktikan bahwa siapa pun bisa mengubah nasibnya jika mau berusaha dan tidak menyerah.















