Cuitan Trump Picu Kontroversi, Ancam Iran dan Singgung Nama Allah

Cuitan Trump Picu Kontroversi, Ancam Iran dan Singgung Nama Allah

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Washington — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi setelah mengunggah pernyataan keras yang mengancam Iran melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Ahad (5/4/2026).

Dalam unggahan tersebut, Trump mengancam akan menyerang infrastruktur penting Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, apabila Iran tidak membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Dalam unggahannya, Trump juga menggunakan kata-kata kasar dan menyebut nama Allah di akhir pernyataannya, yang memicu kecaman dari berbagai pihak karena dianggap tidak pantas dan melecehkan simbol keagamaan.

Unggahan tersebut secara garis besar berisi ancaman serangan terhadap fasilitas energi dan transportasi Iran jika dalam waktu 48 jam Iran tidak membuka jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Ketegangan AS–Iran Kian Memanas

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir setelah konflik militer terbatas di kawasan Teluk Persia.

Iran sebelumnya dilaporkan menembak jatuh pesawat tempur Amerika Serikat, termasuk satu unit McDonnell Douglas F-15E Strike Eagle.

Pemerintah Iran juga mengklaim berhasil menembak jatuh pesawat serang Fairchild Republic A-10 Thunderbolt II, helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk, serta merusak pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules. Namun sebagian klaim tersebut belum sepenuhnya dikonfirmasi oleh Pentagon.

Situasi ini membuat kawasan Timur Tengah kembali berada dalam ketegangan tinggi, terutama terkait jalur perdagangan minyak dunia di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

Pengamat: Pernyataan Trump Bisa Memperburuk Konflik