Cuitan Trump Picu Kontroversi, Ancam Iran dan Singgung Nama Allah

Cuitan Trump Picu Kontroversi, Ancam Iran dan Singgung Nama Allah

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Pengamat hubungan internasional menilai pernyataan Trump berpotensi memperburuk konflik dan memicu eskalasi militer yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Pengamat geopolitik Timur Tengah, Dr. Ahmad Rizky (pengamat hubungan internasional), mengatakan bahwa penggunaan retorika keras dan ancaman terbuka dapat mempersempit ruang diplomasi.

“Pernyataan seperti ini sangat berbahaya dalam situasi konflik karena dapat memicu eskalasi militer terbuka. Apalagi jika menyentuh isu agama, dampaknya bisa meluas ke sentimen publik dunia Islam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan minyak dunia sehingga konflik di kawasan tersebut dapat berdampak pada ekonomi global.

“Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz. Jika jalur ini ditutup atau terjadi perang besar, harga minyak dunia bisa melonjak tajam,” katanya.

Iran Tolak Gencatan Senjata Sementara

Sementara itu, Iran dilaporkan menolak usulan gencatan senjata sementara dari Amerika Serikat dan menginginkan penghentian konflik secara permanen dengan jaminan bahwa tidak akan ada serangan lanjutan dari AS.

Pemerintah Iran juga menegaskan bahwa mereka akan terus mempertahankan wilayah dan kedaulatan negaranya jika terjadi serangan lanjutan dari Amerika Serikat.

Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kini menjadi perhatian dunia internasional karena dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas dan berdampak pada stabilitas ekonomi global, terutama terkait harga minyak dan jalur perdagangan internasional.