Menurutnya, pemerintah tetap berupaya memastikan pasokan energi negara aman meskipun biaya meningkat.
Ia juga menanggapi kritik oposisi yang menilai hubungan Malaysia dengan Iran berisiko terhadap hubungan dengan Amerika Serikat.
“Memang biaya kapal sekarang lebih mahal, asuransi juga meningkat. Tapi setidaknya ada minyak. Negara lain sampai melakukan penjatahan minyak, tidak ada minyak,” ujar Anwar.
Diplomasi dan Prinsip Politik Luar Negeri Malaysia
Anwar menegaskan keberhasilan tersebut bukan semata karena dirinya, melainkan karena prinsip politik luar negeri Malaysia yang menjalin hubungan baik dengan berbagai negara tanpa berpihak pada blok tertentu.
Ia menilai tidak banyak negara yang dapat melakukan diplomasi langsung hingga kapal tanker mereka dilepaskan dalam waktu singkat.
“Ini bukan karena saya, tetapi karena pendirian kabinet dan prinsip negara kita. Kita harus teruskan pendekatan seperti ini,” tandas Anwar Ibrahim.















