Terkini, Jakarta — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba). Salah satu pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dr. Syahruddin, SH, MH bin H Mustari, meninggal dunia di Jakarta Utara pada Sabtu, 11 April 2026.
Almarhum yang juga dikenal dengan nama Syahrukdin alias Bonyel, diduga wafat akibat serangan jantung di kediamannya di kawasan Tanjung Priok.
Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa tersebut terjadi secara mendadak saat almarhum berada di rumah bersama istrinya.
Keponakan almarhum, Awal, menyebutkan bahwa sebelum tidak sadarkan diri, almarhum sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada.
“Om sempat mengeluh sakit di dada saat di rumah. Tidak lama kemudian langsung tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Keluarga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa almarhum ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.
Sosok Aktif dan Berdedikasi
Almarhum diketahui merupakan bagian dari kepengurusan DPP KM Bulukumba periode 2025–2030 dan dikenal sebagai sosok yang aktif, ramah, serta berdedikasi tinggi dalam organisasi.
Dalam pernyataan resmi, keluarga besar KM Bulukumba menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum.

“Kami bersaksi bahwa semasa hidup dan dalam interaksi sejak periode sebelumnya, almarhum adalah pribadi yang baik, aktif tanpa mengenal lelah, serta memiliki senyum dan tawa yang selalu melekat di hati kami,” demikian pernyataan Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki.
Pengabdian Panjang untuk Bulukumba
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pekerja keras yang telah lama mengabdi untuk masyarakat Bulukumba, khususnya di perantauan.















