Tidak hanya di dalam negeri, Jusuf Kalla juga disebut berperan dalam upaya perdamaian internasional, termasuk di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Ia dikabarkan terlibat dalam proses perdamaian di Thailand Selatan, Filipina Selatan, hingga inisiatif dialog antarulama dari Indonesia, Pakistan, dan Afghanistan yang digelar di Istana Bogor.
Meski kini tidak lagi menjabat sebagai pejabat negara, Jusuf Kalla dinilai tetap aktif berkontribusi dalam berbagai isu strategis nasional maupun internasional.
Shamsi juga menyoroti sikap Jusuf Kalla yang dikenal berani menyampaikan pandangan secara terbuka, termasuk dalam isu-isu sensitif di dalam negeri.
“Beliau tetap konsisten berbicara dengan hati dan pikiran, meskipun terkadang tidak populer,” ujarnya.
Di akhir tulisannya, Shamsi menegaskan bahwa kontribusi Jusuf Kalla bagi bangsa dan negara layak dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah Indonesia.














