Ade Armando: Pernikahan Beda Agama Sebaiknya Diizinkan, Tidak Perlu Dilarang

Ade Armando: Pernikahan Beda Agama Sebaiknya Diizinkan, Tidak Perlu Dilarang

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Ade Armando menyoroti hukum di Indonesia perihal larangan pernikahan beda agama bagi masyarakat.

Menurut Ade Armando, pernikahan beda agama sebaiknya diizinkan dan tak perlu dilarang lantaran hukum yang mengatur hal itu menurutnya masih multitafsir.

"Hukum pernikahan beda agama sebenarnya multitafsir. Tidak perlu ada pelarangan absolut," tulis Ade Armando lewat unggahannya di akun X @adearmando61, seperti dilihat pada Jumat 1 September 2023.

Dalam unggahannya itu, Ade juga membagikan video pernyataannya terkait penilaian pihaknya tentang hukum pelarangan pernikahan beda agama.

"Pernikahan Beda Agama Sebaiknya Diizinkan," demikian narasi tertulis dalam video Ade Armando itu.

Dilihat dari video tersebut, Ade Armando awalnya berharap Mahkamah Agung (MA) menarik kembali surat edaran terkait larangan pernikahan beda agama.

"Anda mungkin pernah dengar bahwa Mahkamah Agung Indonesia sudah mengeluarkan surat edaran agar hakim-hakim tidak mengizinkan pernikahan beda agama. Saya berharap Surat Edaran ini bisa ditarik kembali," kata Ade.

Kader PSI itu pun kemudian menyinggung soal anggapan sebagian orang yang menganggap pernikahan beda agama hukumnya haram dalam agama.

"Sebagian orang menganggap pernikahan beda agama adalah sesuatu yang haram secara agama. Tentu saja itu harus dihormati. Tapi tafsir agama itu kan tidak tunggal," tuturnya.

Ia pun mencontohkan dalam agama Islam misalnya, hal yang dilarang sesuai perintah Al-Quran adalah menikahi kaum kafir dan musyrik.

Sementara, kata Ade, banyak ulama yang menyebut kaum kafir dan musyrik itu tidak sama dengan non-Muslim.

"Dalam Islam misalnya, yang menurut Al-Quran dilarang dinikahi adalah kaum kafir dan musyrik, dan banyak ulama menganggap kafir dan musyrik itu tidak sama dengan non-muslim," ujar Ade Armando.

Oleh karena itu, Ade Armando meminta kepada pemerintah agar tidak perlu ikut mengatur soal pernikahan beda agama.

"Karena itu marilah kita saling menghargai. Yang tidak percaya bahwa pernikahan beda agama itu haram yah silahkan, tapi yang percaya haram juga silahkan. Negara tidak perlulah campur tangan," ujarnya.