Terkini.id, Jakarta - Kader PSI Ade Armando menanggapi sebuah artikel pemberitaan yang menyebut Partai Demokrat berpeluang koalisi dengan PDIP di Pilpres 2024.
Menurut Ade Armando, jika koalisi Partai Demokrat dan PDIP benar-benar terwujud, maka ketegangan hubungan antara Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya bisa mereda.
"Kalau ini terjadi, artinya ketegangan hubungan Bu Mega dan SBY akhirnya bisa mencair. Keren!" tulis Ade Armando lewat unggahannya di akun X @adearmando61, Jumat, 8 September 2023.
Dalam unggahannya itu, Ade Armando menyertakan sebuah foto tangkapan layar pemberitaan berjudul "Demokrat Lebih Berpeluang Koalisi dengan PDIP, Ganjar-AHY Bisa Jadi Duet Kompetitif".
Artikel pemberitaan itu dimuat VIVA.co.id pada Kamis, 7 September 2023, kemarin.
Mengutip isi pemberitaan tersebut, Partai Demokrat diprediksi tidak bakal kembali ke koalisi pendukung Anies Baswedan. Demokrat dinilai sulit balik selama di koalisi Anies terdapat Nasdem.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menganalisa ada perbedaan pandangan yang sulit disatukan antara Demokrat dengan Nasdem.
Dia mengamati Demokrat sulit bersama Nasdem karena partai pimpinan Surya Paloh itu dianggap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Cs tak dapat memegang komitmen.
"Karena itu, di mana ada Nasdem tampaknya Demokrat tidak akan ikut bergabung," kata Jamil, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 September 2023.
Menurut dia, dalam politik dinamis karena segala kemungkinan masih bisa terjadi. Maka itu, ia menilai Demokrat bisa saja berkoalisi dengan PDI Perjuangan (PDIP).
Namun, kata Jamil, koalisi ini juga tergantung dari dua tokoh yaitu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY.
"Peluang itu dapat terwujud bila Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mau melupakan masa lalu," jelas Jamil.
Bagi Jamil, koalisi Demokrat dan PDIP berpeluang terjadi. Jamil mengatakan demikian karena Megawati dan SBY mempunyai kepentingan yang sama.
"Mega dan SBY sama-sama ingin menang pada Pilpres 2024," ujarnya.















