Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial yang kini menjadi kader PSI, Ade Armando menuding pendukung Ganjar Pranowo yakni Mazdjo Pray telah memakai dana dari Badan Intelijen Negara atau BIN untuk menyerang lawan politik PDIP.
Menurut Ade Armando, Mazdjo Pray lewat channel YouTube yang dipimpinnya yakni Youth TV hidup dari dana BIN.
Dana BIN tersebut, kata Ade, harusnya dipakai untuk melawan radikalisme. Namun, anggaran itu malah dimanfaatkan Mazdjo Pray untuk menyerang lawan-lawan politik PDIP, termasuk PSI.
"Youth TV yang dipimpin Mazdjo Pray itu hidup dengan dana BIN yang seharusnya ditujukan untuk melawan radikalisme. Dana itu malah disalahgunakan untuk menyerang lawan-lawan politik PDIP," ungkap Ade Armando lewat unggahannya di akun X pribadinya, @adearmando61, dilihat pada Kamis 31 Agustus 2023.
Ade pun mengatakan, niat awal pengalokasian dana BIN tersebut untuk sesuatu yang baik, yakni melawan radikalisme.
Akan tetapi, kata dia, dana itu rupanya dimanfaatkan oleh Mazdjo Pray untuk menyerang Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
"Niat awalnya pengalokasian dana BIN itu untuk sesuatu yang baik-baik saja, tapi rupanya dimanfaatkan oleh Mazdjo Pray untuk menghantami PSI," bebernya.
Hal itu pun, menurutnya, menjadi masalah baginya lantaran anggaran BIN itu berasal dari uang rakyat, dimana uang rakyat tersebut malah dipakai untuk menyerang PSI.
Padahal, kata Ade, PSI merupakan partai yang jelas-jelas memerangi radikalisme, intoleransi, dan terorisme.
"Buat saya ini masalah karena BIN itukan lembaga negara dan artinya uangnya uang rakyat. Uang rakyat sekarang dipakai untuk menyerang PSI yang justru PSI adalah sebuah partai yang jelas-jelas memerangi radikalisme, intoleransi, dan terorisme," tuturnya.
Ade Armando pun mengaku tidak mengetahui pasti alasan Mazdjo Pray menggunakan dana BIN itu untuk menyerang lawan-lawan politik PDIP.
"Nah, kenapa Mazdjo Pray menggunakan dana tersebut untuk menyerang PSI, saya nggak tahu, saya nggak mau berspekulasi. Tapi, yang jelas ini tidak benar," ujarnya.















