Ganjar Muncul di Tayangan Azan, Ade Armando: Melanggar Aturan KPI

Ganjar Muncul di Tayangan Azan, Ade Armando: Melanggar Aturan KPI

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial yang juga merupakan kader PSI, Ade Armando ikut mengomentari soal polemik bakal calon presiden Ganjar Pranowo muncul dalam tayangan azan yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi.

Ade Armando pun lewat video tanggapannya, menilai masalah Ganjar muncul di tayangan azan tersebut telah melanggar aturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

"Saya merasa memang ada empat masalah dalam azan mnctv yang di dalamnya ada adegan pak Ganjar masuk masjid kemudian wudhu terus salat," kata Ade Armando lewat videonya yang ia unggah di akun X pribadinya @adearmando61, seperti dilihat pada Selasa, 12 September 2023.

Salah satu masalah terkait tayangan azan Ganjar tersebut, kata Ade, yakni melanggar aturan KPI dimana lembaga penyiaran itu memiliki aturan bahwa di dalam tayangan azan tidak boleh ada unsur iklan, termasuk iklan politik.

"Satu masalahnya adalah ini melanggar aturan KPI. KPI itu punya aturan yang bilang bahwa di dalam azan tidak boleh ada iklan, termasuk iklan politik, dan ada adegan pak Ganjar itu jelas adalah kampanye politik," ungkapnya.

Selain itu, Ade Armando juga menilai sosok Ganjar yang muncul di tayangan azan tersebut telah melanggar aturan KPI terkait netralitas stasiun televisi di Indonesia.

"Dua, ini juga melanggar aturan KPI mengenai netralitas, tidak boleh sebuah stasiun televisi memihak pada salah satu kandidat," jelasnya.

Diketahui, sosok salah satu bakal calon presiden yakni Ganjar Pranowo muncul di tayangan azan magrib di salah satu stasiun televisi.

Tayangan azan yang menampilkan Bacapres dari PDIP itu pun menuai sorotan sejumlah pihak lantaran dinilai sebagai bagian dari politik identitas.

Dalam video tayangan azan tersebut, nampak Ganjar Pranowo muncul menyambuh jemaah yang hendak melaksanakan salat.

Ganjar dalam tayangan itu terlihat mengenakan baju koko berwarna putih, peci hitam dan sarung batik. Dia menyalami dan mempersilakan jemaah yang datang untuk masuk ke masjid.

Selanjutnya, Ganjar dalam tayangan azan tersebut terlihat sedang melakukan wudhu, dan kemudian melaksanakan salat bersama jemaah lainnya.