"Iya, saya melihat (Pegi Setiawan)," ungkapnya.
Lebih lanjut, Aep juga mengatakan bahwa kejadian pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya, Rizky Rudiana (Eky) terjadi pada malam hari.
Dia pun membeberkan sejumlah merek motor yang dikendarai oleh para pelaku saat mengejar Vina dan Eky. Selain itu, Aep juga mengatakan bahwa para pelaku berjumlah sekitar 8 orang.
"Yang saya lihat waktu itu ada motor Vixion, terus ada motor beat. Kalau total jumlah (pelaku) ada sekitar 8 orang," bebernya.
Pada wawancara itu, saksi kunci kasus Pembunuhan Vina Cirebon ini juga membenarkan sebagian pelaku yang telah ditangkap polisi pada 2016 silam memang benar adalah pelaku yang dilihatnya saat kejadian.
"Sebagian itu benar, saya lihat," ucap Aep.
Kesaksian Aep tersebut mendapat bantahan dari salah satu warga yang tinggal di sekitar TKP pembunuhan Vina Cirebon, Ferry Heryanto.
Bantahan terkait kesaksian Aep itu disampaikan Ferry saat bertemu dengan politisi Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang mendatangi langsung lokasi kejadian pembunuhan Vina Cirebon.
Awalnya, Ferry mengaku sudah tinggal di sekitar lokasi kejadian pembunuhan Vina Cirebon itu sebelum 2016 hingga saat ini.
"Saya 2016 sudah sini, sebelum peristiwa itu terjadi saya sudah (tinggal) di sini," ujar Ferry kepada Dedi Mulyadi, dikutip terkini dari unggahan video kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Kamis, 30 Mei 2024.















