Perkuat Talenta Digital, OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia

Perkuat Talenta Digital, OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Lebih lanjut, Friderica menekankan pentingnya mitigasi risiko yang muncul seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, regulator perlu memastikan bahwa ekosistem digital keuangan tumbuh secara sehat dan aman bagi masyarakat.

“Terutama bagaimana mengantisipasi berbagai risiko yang muncul dari digitalisasi tersebut. Kebijakan digital yang sekarang kita miliki, seperti Indonesia Anti-Scam Center, itu juga bermula dari mimpi dan visi untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.

Inisiasi PIDI menjadi bagian dari respons regulator untuk memastikan bahwa inovasi di sektor jasa keuangan selalu mengedepankan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang kuat, serta pelindungan konsumen yang optimal. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan dan bertanggung jawab.

PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026 dirancang sebagai wadah penguatan talenta melalui program mentoring, pembekalan, dan jejaring dengan industri.

Sementara itu, Hackathon menjadi sarana experimentation innovation untuk menjawab tantangan nasional melalui solusi teknologi yang kolaboratif dan terstruktur.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua ASPI Santoso Liem, Ketua Dewan Kehormatan/Etik AFTECH Harun Reksodiputro, Ketua Asosiasi APUVINDO Ari Rizaldi, Ketua Umum Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) Priyanto Budi Nugroho, serta Direktur Utama LPPI Heru Kristiyana.

Selain itu, kegiatan ini diikuti sekitar 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, serta pelaku usaha jasa keuangan.

Penyelenggaraan inisiasi PIDI sekaligus menandai dimulainya pendaftaran kompetisi Hackathon 2026 yang terbuka bagi masyarakat umum, baik kategori profesional maupun mahasiswa, dengan periode pendaftaran mulai 23 Februari hingga 27 Maret 2026.

Melalui PIDI dan DIGDAYA x Hackathon 2026, OJK dan Bank Indonesia berharap dapat menciptakan ruang tumbuh bagi talenta digital Indonesia, tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran, membangun jejaring, serta menguji ide secara nyata demi mewujudkan ekosistem keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.