Timur Tengah Memanas, 23 Maskapai Dunia Setop Penerbangan

Timur Tengah Memanas, 23 Maskapai Dunia Setop Penerbangan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta – Konflik geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah berdampak besar terhadap industri penerbangan global.

Sebanyak 23 maskapai internasional memutuskan menghentikan, membatasi, hingga menunda penerbangan ke sejumlah kota di kawasan tersebut akibat meningkatnya risiko keamanan dan penutupan wilayah udara.

Gangguan penerbangan ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan di kawasan yang menyebabkan sejumlah wilayah udara ditutup dan rute penerbangan dialihkan demi keselamatan penumpang dan kru pesawat.

Mengutip laporan Reuters, maskapai dari Eropa, Asia, hingga Amerika Serikat mulai melakukan penyesuaian jadwal penerbangan, termasuk pembatalan rute ke Tel Aviv, Dubai, Doha, Riyadh, hingga Beirut.

“Maskapai diperkirakan akan terus menyesuaikan jadwal seiring perkembangan situasi geopolitik. Penumpang diminta rutin memantau informasi resmi maskapai terkait perubahan jadwal, opsi penjadwalan ulang, dan pengembalian dana,” demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Daftar 23 Maskapai yang Menghentikan atau Membatasi Penerbangan ke Timur Tengah
Berikut daftar maskapai beserta kebijakan penerbangannya:

1. Aegean Airlines – Membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Amman hingga 22 April; Erbil dan Baghdad hingga 24 Mei; Dubai hingga 19 April; Riyadh hingga 18 April.

2. airBaltic – Seluruh penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan hingga 5 April; Dubai hingga 24 Oktober.

3. Air Canada – Penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan hingga 2 Mei; Dubai hingga 28 Maret.

4. Air Europa – Semua penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan hingga 10 April.