Kabar Baik! Visa Sudah Terbit, Jemaah Haji Batal Tetap Bisa Diganti

Kabar Baik! Visa Sudah Terbit, Jemaah Haji Batal Tetap Bisa Diganti

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — Kabar baik datang bagi calon jemaah haji Indonesia. Pemerintah Arab Saudi membuka peluang penggantian jemaah haji yang batal berangkat meskipun visa telah diterbitkan.

Kebijakan ini menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan kuota haji Indonesia agar tidak terbuang setiap tahunnya.

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa usulan penggantian jemaah yang batal berangkat tersebut telah disampaikan langsung kepada otoritas Arab Saudi dan mendapat respons positif.

Menurutnya, setiap tahun terdapat ribuan jemaah yang batal berangkat karena berbagai faktor seperti meninggal dunia, sakit, atau kondisi lain yang tidak memungkinkan untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Setiap tahun hampir 2.000 sampai 3.000 jemaah tidak jadi berangkat karena meninggal, sakit, dan sebagainya. Kami berharap bisa mengganti mereka,” ujarnya dalam forum Haji Outlook 2026, Rabu lalu.

Ia menjelaskan, pemerintah Arab Saudi menyambut baik usulan tersebut sebagai bagian dari upaya optimalisasi kuota haji yang telah diberikan kepada Indonesia.

Dengan adanya kebijakan ini, kuota yang sebelumnya tidak terpakai dapat dialihkan kepada jemaah lain yang siap berangkat.

“Alhamdulillah, Menteri Haji Saudi juga welcome dengan hal itu,” kata pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut.

Sebelumnya, wacana penggantian jemaah haji yang batal berangkat meskipun visa telah terbit juga disampaikan oleh Anggota 13 Asosiasi Haji dan Umrah, Firman M. Nur.

Ia menilai penerbitan visa yang lebih awal pada tahun ini perlu diimbangi dengan skema mitigasi yang tepat agar kuota haji tidak terbuang percuma.