10 Pintu Keberkahan dalam Islam: Shamsi Ali Paparkan Kunci Sukses Seorang Mukmin

10 Pintu Keberkahan dalam Islam: Shamsi Ali Paparkan Kunci Sukses Seorang Mukmin

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, New York — Keberkahan merupakan konsep fundamental dalam ajaran Islam yang diyakini sebagai esensi keberhasilan hidup seorang mukmin.

Hal ini disampaikan oleh Imam dan Direktur Jamaica Muslim Center, Shamsi Ali, dalam refleksi tertulisnya mengenai makna keberkahan serta langkah-langkah konkret untuk meraihnya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pandangannya, keberkahan tidak dapat diukur semata dari jumlah harta atau capaian material, melainkan dari sejauh mana kebaikan itu memberikan manfaat luas, berkelanjutan, dan menghadirkan ketenangan batin.

“Keberkahan adalah kebaikan yang melimpah dan berkesinambungan. Karena itu, dalam Islam, yang diminta bukan hanya banyaknya rezeki, tetapi keberkahannya,” ujar Shamsi Ali dalam catatan yang ditulis di New York, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan bahwa orientasi hidup seorang Muslim seharusnya tidak hanya terfokus pada akumulasi materi, tetapi juga pada nilai manfaat yang dihasilkan dari setiap nikmat yang diperoleh.

“Boleh jadi seseorang memiliki sedikit, tetapi penuh berkah. Dan itu jauh lebih bernilai dibandingkan banyak namun tidak membawa kebaikan,” lanjutnya.

Makna Keberkahan dalam Perspektif Islam

Secara etimologis, istilah “berkah” berasal dari bahasa Arab barakah (بركة), yang bermakna pertambahan kebaikan.

Dalam terminologi Islam, keberkahan merujuk pada limpahan kebaikan dari Allah SWT yang tidak hanya bertambah, tetapi juga membawa dampak positif secara terus-menerus.

Konsep ini tercermin dalam berbagai doa yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari. Umat Islam, misalnya, tidak hanya memohon rezeki, tetapi juga keberkahan dalam rezeki tersebut, sebagaimana termaktub dalam ungkapan “wa barokatan fi ar-rizq”.

Menurut Shamsi Ali, hal ini menunjukkan bahwa Islam menekankan kualitas dan manfaat dari setiap nikmat, bukan sekadar kuantitasnya.