Gandeng Puluhan Kampus, ATR/BPN Bidik Seluruh Tanah Wakaf Sulsel Bersertipikat

Gandeng Puluhan Kampus, ATR/BPN Bidik Seluruh Tanah Wakaf Sulsel Bersertipikat

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membidik seluruh tanah wakaf di Sulawesi Selatan memiliki sertipikat.

Untuk mengejar target tersebut, ATR/BPN menggandeng 28 perguruan tinggi negeri dan swasta melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dan 28 rektor perguruan tinggi di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Kamis (9/7/2026).

Melalui kerja sama tersebut, civitas academica akan dilibatkan untuk membantu menyelesaikan persoalan pertanahan, khususnya mempercepat sertipikasi sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan yang hingga kini belum memiliki sertipikat.

Nusron menargetkan kekurangan sertipikasi tanah wakaf tersebut dapat dituntaskan dalam waktu satu tahun melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

“Dengan kerja sama MoU ini, semoga kekurangan sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan tahun depan bisa dikeroyok 28 kampus. Mudah-mudahan selesai dalam waktu satu tahun,” ujar Nusron.

Ia meminta para rektor memastikan program KKN Tematik memiliki indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) yang jelas dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Saya mohon bantuan Bapak-Bapak Rektor agar KKN Tematik ini betul-betul memiliki KPI yang jelas dan berdampak kepada masyarakat,” katanya.

Baru 24,87 Persen Tanah Wakaf Bersertipikat

Target tersebut menjadi tantangan besar mengingat capaian sertipikasi tanah wakaf di Sulawesi Selatan masih tergolong rendah.