Gandeng Puluhan Kampus, ATR/BPN Bidik Seluruh Tanah Wakaf Sulsel Bersertipikat

Gandeng Puluhan Kampus, ATR/BPN Bidik Seluruh Tanah Wakaf Sulsel Bersertipikat

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Berdasarkan data Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama, terdapat sekitar 18 ribu bidang tanah wakaf yang tercatat di Sulawesi Selatan. Dari jumlah itu, baru 4.516 bidang atau sekitar 24,87 persen yang telah memiliki sertipikat.

Capaian tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional yang telah mencapai sekitar 58 persen.

Karena itu, ATR/BPN mendorong keterlibatan perguruan tinggi sebagai salah satu strategi mempercepat pendataan dan penyelesaian sertipikasi tanah wakaf.

Secara nasional, Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh tanah wakaf di Indonesia telah bersertipikat pada 2028. Pelibatan mahasiswa melalui KKN Tematik menjadi bagian dari strategi untuk mengejar target tersebut.

Adopsi Keberhasilan KKN Tematik di Pekalongan

Nusron mengatakan, model KKN Tematik untuk mempercepat sertipikasi tanah wakaf bukan program yang dimulai dari nol. Skema serupa telah berhasil diterapkan Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Dalam waktu tiga bulan, mahasiswa KKN Tematik dari kampus tersebut berhasil membantu penyelesaian sertipikasi 2.487 bidang tanah wakaf.

Keberhasilan itu kemudian diadopsi untuk diterapkan di Sulawesi Selatan dengan melibatkan puluhan perguruan tinggi.

“Keberhasilan itu saya copypaste, saya bawa ke sini. Harapan saya, tahun depan saat datang lagi ke Sulawesi Selatan, sertipikat tanah wakaf dan tempat ibadah semua agama di Sulawesi Selatan sudah mencapai 100 persen atau minimal mendekati 100 persen,” tutur Nusron.

Keterlibatan mahasiswa diharapkan tidak hanya membantu proses administrasi dan pendataan, tetapi juga mempercepat identifikasi berbagai persoalan yang selama ini menghambat proses sertipikasi tanah wakaf di tingkat masyarakat.