Terkini - Teman Supriyanto salah satu terpidana pembunuhan Vina dan Eky, Teguh mengaku disuruh berbohong saat jadi saksi kasus Vina Cirebon pada 2016 silam.
Pengakuan Teguh disuruh berbohong saat dirinya diperiksa polisi sebagai saksi kasus Vina Cirebon itu diungkapkannya saat ditemui dan diwancara oleh Politisi Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kepada Dedi Mulyadi, Teguh menceritakan kronologi terkait keberadaan dirinya ketika malam kejadian pembunuhan terhadap Vina dan Eky.
Pada malam itu, kata Teguh, dirinya menghampiri Supriyanto yang kala itu sedang nongkrong di warung Bu Nining.
"Waktu malam itu Teguh tanyain (Supriyanto) lewat BBM 'lagi dimana?', 'Warung Bu Nining', terus Teguh ke situ," cerita Teguh, dikutip terkini dari unggahan video kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Selasa, 11 Juni 2024.
Teguh pun lalu menjemput rekannya yang juga sempat menjadi saksi pada 2016, yakni Pram. Usai menjemput Pram, mereka berdua lalu ke warung Bu Nining.
"Terus Teguh jemput Pram, lalu mampir ke warung Bu Nining," tuturnya.
Saat tiba di warung Bu Nining, Teguh bersama Pram, Supriyanto dan para terpidana kasus Vina Cirebon lainnya nongkrong sambil minum minuman keras dan main-main gitar sampai pukul 9 malam.
Lantaran ribut, mereka pun disuruh Bu Nining pindah ke rumah Hadi yang bersebelahan dengan warung Bu Nining.
Saat pindah ke rumah Hadi, Teguh mengajak Pram untuk membeli nasi kuning yang lokasinya tak jauh dari rumah Hadi.















