Berbohong Saat Jadi Saksi Kasus Vina Cirebon, Teguh: Saya Menyesal

Berbohong Saat Jadi Saksi Kasus Vina Cirebon, Teguh: Saya Menyesal

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

"Di BAP Teguh waktu itu beli nasi kuningnya tidak ada, padahal Teguh bilang kayak gitu," kata Teguh.

"Teguh (disuruh) bilang ke rumah Pram. Waktu itu Teguh bilang tidur di rumah pak RT, tapi (polisi bilang) 'kamu itu bohong, pak RT tidak membukakan pintu'," sambungnya.

Lebih lanjut, Teguh juga mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu dirinya sempat didatangi oleh orang-orang yang mengaku sebagai anggota polisi.

Orang-orang mengaku polisi tersebut menanyakan kepada Teguh perihal 'amplop' yang disebutkannya di keterangan BAP pada saat dirinya diperiksa pada 2016 silam.

Dia pun mengatakan kepada mereka bahwa keterangannya soal 'amplop' yang tertera di BAP dirinya saat itu hanya fiktif belaka alias bohong.

"Nggak tahu (namanya), nanyain BAP Teguh. Waktu itu nanya 'kamu pernah nggak dikasih amplop?'. Pas di BAP Teguh ada keterangan amplop, padahal nggak ada," ujar Teguh.

Lantaran telah berbohong saat menjadi saksi kasus Vina Cirebon pada 2016, Teguh pun menangis dan mengaku menyesal.

"Makanya Teguh menyesal pak," ujarnya.